Minggu, 03 Juli 2011

PUISI NASIONALIS


KORUPTOR DAN NEGERI BUSUNG LAPAR

Dalam kepemimpinan Negara ini
KKN telah meraja lela
Pejabat Negara koruptor…!!!
Petinggi Negara koruptor…!!!

Indonesiaku tercinta…
Apa lagi yang akan menimpamu…?
KKN…
Dan KKN-kah…?

Hai para pejabat dan petingi Negara
Tidakkah kalian dengar
Tangisan dan teriakan kami
Tatkala kalian ambil hak-hak kami…!!!

Tidakkah kalian rasakan
Tangisan Busung lapar
Di Negeri ini…
Di Negeri tercinta ini…?

Jiwa yang lahir Suci
Dari rahim kalian dan dari rahim istri-istri kalian
Telah kalian nodai
Kalian hidupi dari uang haram kalian
Uang…
Hanya demi uang
Kalian rela menjual moral kalian
Dan kalian jual dengan sangat Rendah.

Para koruptor…!!!
Tidakkah kalian dengar dan perhatikan
Tangisan dan jeritan busung lapar
Di Negeri kalian…?

Di mana moral kalian…?
Di mana pikiran kalian…?
Kenapa tidak kau perdulikan…?
Tangisan dan jeritan si Busung lapar…?
Padahal kami sangat membutuhkannya…!!
 




KORUPTOR DAN NEGERI BUSUNG LAPAR

Dalam kepemimpinan Negara ini
KKN telah meraja lela
Pejabat Negara koruptor…!!!
Petinggi Negara koruptor…!!!

Indonesiaku tercinta…
Apa lagi yang akan menimpamu…?
KKN…
Dan KKN-kah…?

Hai para pejabat dan petingi Negara
Tidakkah kalian dengar
Tangisan dan teriakan kami
Tatkala kalian ambil hak-hak kami…!!!

Tidakkah kalian rasakan
Tangisan Busung lapar
Di Negeri ini…
Di Negeri tercinta ini…?

Jiwa yang lahir Suci
Dari rahim kalian dan dari rahim istri-istri kalian
Telah kalian nodai
Kalian hidupi dari uang haram kalian
Uang…
Hanya demi uang
Kalian rela menjual moral kalian
Dan kalian jual dengan sangat Rendah.

Para koruptor…!!!
Tidakkah kalian dengar dan perhatikan
Tangisan dan jeritan busung lapar
Di Negeri kalian…?

Di mana moral kalian…?
Di mana pikiran kalian…?
Kenapa tidak kau perdulikan…?
Tangisan dan jeritan si Busung lapar…?
Padahal kami sangat membutuhkannya…!!



NEGERI BONEKA


Kini kita berada pada titik balik zaman
Reformasi memberi secuil perubahan
Dampak yang nyata
Derita yang bermasa-masa

Kita tak ubah boneka
Diotak-atik penguasa dunia
Aku tak pernah berfikir lagi keagungan kata MERDEKA
Dan semua itu rekayasa sang penjilat lidah

Sepucuk janji membuat kita buta akan segalanya
Kita menukar cinta untuk dusta
Negeri ini hanya bisa menerima kekacauan dan kehancuran yang ada

Aku bangga Negara kita menyimpan sejuta derita
Aku bahagia bangsa memberi tempat bagi orang-orang serakah
Inilah negeri kita
Pemberian anak bangsa
Tema dan alur dalam cerita yang sama


By : Meri Adi Irawan & Weny Widiastuti
SMAN 1 Pringgasela 2009